TUGAS MANDIRI 6 KAMPUS MILENIAL ITBI
Nama : Bezaro Tafonao
Kelas : Malam
Jurusan : Sistem Informasi S1
Mata Kuliah : Agama & Asah Skill
Soal 1. Mendeskripsikan kisah para nabi
Jawab :
1. Nabi Adam
Nabi Adam merupakan nabi pertama sekaligus manusia pertama yang Allah ciptakan. Sebelumnya, Nabi Adam tinggal di surga dengan pasangannya, Hawa.
Namun, atas bujukan iblis, Adam dan Hawa memakan buah khuldi yang telah dilarang oleh Allah. Meski telah bertobat, Allah tetap memerintahkan mereka turun ke bumi
2. Nabi Idris
Nabi Idris adalah keturunan keenam Nabi Adam yang terkenal dengan kecerdasannya. Banyak pesan kebaikan yang disampaikan Nabi Idris, seperti nasihat untuk menjadikan salat jenazah sebagai penghormatan, untuk selalu bersyukur, menghindari hasad dan dengki, melarang menumpuk harta yang tak bermanfaat, dan mematuhi perintah Allah dengan ikhlas, baik dalam salat, berpuasa, dan amalan lainnya.
3. Nabi Nuh
Nabi Nuh adalah satu di antara nabi yang masuk golongan Ulul Azmi. Semasa dakwahnya, Nabi Nuh menerima banyak tantangan dan penolakan, termasuk dari anak dan istrinya
Ketika kaumnya tetap bertindak zalim, Allah pun membinasakan mereka dalam banjir besar.
Namun, Nabi Nuh juga mendapatkan mukjizat, yakni mampu membuat perahu dengan ukuran panjang 300 hasta dan 50 hasta. Setiap makhluk baik manusia maupun binatang yang ada di perahu tersebut selamat dari banjir.
4. Nabi Hud
Nabi Hud diutus Allah bagi kaum 'Ad, kaum yang ahli membuat menara namun senang melakukan kemaksiatan dan menghamburkan harta.
Kaum 'Ad terus mengingkari dakwahnya hingga akhirnya Nabi Hud berdoa pada Allah. Allah kemudian menurunkan badai dengan awan yang penuh petir yang membinasakan kaum 'Ad.
5. Nabi Shaleh
Sekitar kurun waktu 200 tahun, Allah mengutus Nabi Sholeh untuk kaum Tsamud yang masih merupakan keturunan dari kaum 'Ad. Satu di antara mukjizat Nabi Shaleh adalah memunculkan unta betina yang hamil 10 bulan dari batu besar yang terbelah.
Kejadian itu membuat sebagian kaum Tsamud menerima dakwah Nabi Shaleh dan menjadi pengikutnya. Namun, sebagian lagi masih ingkar, bahkan membunuh unta yang menjadi mukjizat tersebut. Setelah berhasil membunuh unta, Allah pun membinasakan mereka dengan hantaman petir di malam hari.
6. Nabi Ibrahim
Nabi Ibrahim merupakan satu di antara nabi yang kisahnya banyak diceritakan dalam Al-Qur'an. Mulai bagaimana Nabi Ibrahim menemukan Tuhan, melawan kedzaliman Raja Namrud, hingga kisahnya dengan kedua anaknya yakni Ismail dan Ishaq.
7. Nabi Luth
Nabi Luth merupakan keponakan dari Nabi Ibrahim. Dia diutus Allah untuk berdakwah kepada kaum Sodom, kaum yang rusak dan terkenal dengan perilaku seks sesama jenis.
Dakwah Nabi Luth pun ditentang oleh mereka. Sesaat setelah mereka mengusir Nabi Luth, Allah membinasakan mereka dengan bencana gempa bumi dan angin kencang.
8. Nabi Ismail
Nabi Ismail merupakan anak Nabi Ibrahim dan istrinya, Hajar. Satu di antara mukjizat Nabi Ismail masih bisa kita lihat hingga sekarang, yakni air zamzam.
Nabi Ismail juga sempat menerima perintah Allah untuk disembelih oleh ayahnya sendiri. Namun, ketika Nabi Ibrahim mengeluarkan benda tajam untuk menyembelihnya, Allah menggantikan Nabi Ismail dengan kambing.
Peristiwa itulah yang pada akhirnya menjadi awal mula kurban pada Hari Raya Iduladha.
9. Nabi Ishaq
Nabi Ishaq merupakan anak dari Nabi Ibrahim dengan Sarah. Dia lahir 14 tahun setelah Nabi Ismail. Dia juga selalu mengikuti ayahnya dalam berdakwah.
Dalam Al-Qur'an disebutkan Nabi Ishaq adalah hamba yang memiliki ilmu, akhlak, dan perbuatan yang baik. Dari keturunannya lahir nabi-nabi yang berasal dari Bani Israil.
10. Nabi Yaqub
Nabi Yakub merupakan anak Nabi Ishaq. Dalam beberapa riwayat, Nabi Yaqub digambarkan sebagai sosok yang memiliki karakter kuat dan keimanan luar biasa.
Bahkan sebelum Nabi Yaqub wafat dan terbaring lemah pun, dia berwasiat kepada para putra untuk tetap menjalankan perintah Allah.
11. Nabi Yusuf
Nabi Yusuf merupakan anak Nabi Yaqub. Dia pernah mendapat mimpi di mana bulan, matahari, dan bintang bersujud padanya. Sejak itulah, Nabi Yaqub mengetahui bahwa putranya akan menjadi orang besar.
12. Nabi Ayub
Nabi Ayub adalah seorang nabi yang memiliki banyak harta, keturunan, dan berakhlak mulia. Meski begitu, Nabi Ayub tak pernah sombong dan terus berbuat baik.
Allah pun menguji Nabi Ayub dengan cobaan yang berat. Dia kehilangan harta, anak-anaknya, dan menderita penyakit kulit. Namun, dalam kondisi tersebut Nabi Ayub tetap bersabar dan berserah diri pada Allah
13. Nabi Syuaib
Nabi Syuaib diutus Allah pada kaum Madyan, kaum yang suka menipu dan membangkang. Lantaran tetap ingkar dan tak mengikuti Nabi Syuaib, maka Allah memberikan ujian berupa badai panas, mendatangkan awan hitam, hingga gempa bumi yang membinasakan.
14.nabi musa
Nabi Musa merupakan Nabi yang memerangi Raja Firaun yang tamak. Dia mempimpin Bani Israil agar menyembah Allah. Atas izin Allah,
15. Nabi Harun
Kisah Nabi Harun sering dikaitkan dengan kisah Nabi Musa. Nabi Harun merupakan seorang nabi yang dikaruniai kemampuan bahasa yang sangat baik.
Nabi Harun juga berjuang untuk memberantas berhala yang dipimpin oleh Samiri, tukang sihir dari kerajaan milik Firaun.
16. Nabi Dzulkifli
Nabi Dzulkifli merupakan nabi yang tinggal Irak. Tak banyak kisah yang menceritakan Nabi Dzulkifli, namun dia dikenal tetap tegar mengajarkan untuk menyembah Allah meski sempat mendapat siksaan, dirantai, hingga dipenjara.
17. Nabi Daud
Nabi Daud merupakan keuturunan Nabi Ibrahim ke-12. Nabi Daud menjadi raja setelah terbunuhnya raja Thalut.
18. Nabi Sulaiman
Nabi Sulaiman adalah satu di antara nabi yang terkenal sebagai raja yang kaya dan memiliki kekuasaan yang besar.
19. Nabi Ilyas
Masih di kalangan bani Israel, Nabi Ilyas menghadapi kaum yang gemar menyembah berhala bernama Ba'al. Meski telah menerima dakwah dari Nabi Ilyas, mereka tetap ingkar hingga Allah pun menurunkan azab berupa kekeringan yang panjang.
20. Nabi Ilyasa
Nabi Ilyasa adalah anak angkat dari Nabi Ilyas. Nabi Ilyasa diberikan tugas untuk melanjutkan dakwah dari sang ayah untuk Bani Israil. Satu di antara mukjizat Nabi Ilyasa adalah menghidupkan orang mati atas izin Allah.
21. Nabi Yunus
Nabi Yunus adalah nabi yang diutus untuk menyadarkan kaum Assyira penyembah berhala di kota Niniwe. Ketika menaiki kapal bersama pengikutnya, awan hitam dan badai besar terjadi. Para penumpang kapal pun mengorbankan Nabi Yunus dan menenggelamkannya ke laut.
Meski sempat ditelan paus, Allah tetap menyelamatkan Nabi Yunus. Hal inilah yang menjadi satu di antara mukjizat Nabi Yunus.
22. Nabi Dzakaria
Nabi Dzakaria merupakan keturunan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Tak banyak kisah mengenai Nabi Dzakaria, namun menurut beberapa riwayat, Nabi Dzakaria juga memiliki sikap yang rendah hari dan selalu bersyukur kepada Allah. Seperti Nabi Ibrahim, Nabi Dzakaria mendapat keturunan saat usianya tak lagi muda.
23. Nabi Yahya
Nabi Yahya adalah putra dari Nabi Dzakaria. Dia disebut sebagai salah seorang yang benar terhormat dan suci. Allah menganugerahi Nabi Yahya dengan kemampuan untuk mengetahui syariat.
Nabi Yahya merupakan seorang yang sangat rajin dan gemar membaca. Sejak kecil, Nabi Yahya sudah bisa memutuskan perkara dan mencari jalan keluar untuk segala persoalan.
24. Nabi Isa
Nabi Isa adalah nabi yang tak memiliki ayah dan lahir dari seorang wanita suci bernama Maryam.
25. Nabi Muhammad
Nabi Muhammad merupakan nabi terakhir sekaligus penutup. Tak ada lagi nabi lain setelah Nabi Muhammad wafat. Ketika kelahiran Nabi Muhammad, banyak peristiwa besar terjadi, seperti runtuhnya berhala dekat Ka'bah dan padamnya api yang disembah oleh kaum Majusi
Soal 2. mendeskripsikan faktor apa saja yang mempengaruhi kepribadian?
Jawab :
1. Faktor Genetik (pembawaan)
Masa dalam kandungan dipandang sebagai saat yang kritis dalam perkembangan kepribadian, sebab tidak hanya sebagai saat pembentukan pola-pola kepribadian, tetapi juga sebagai masa pembentukan kemapuankemampuan yang menentukan jenis penyesuaian individu terhadap kehidupan setelah kelahiran.
2. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan ini dibagi menjadi 3:
1) Keluarga
Keluarga dipandang sebagai penentu utama pembentukan kepribadian anak. Alasannya adalah kelurga merupakan kelompok sosial pertama yang menjadi pusat identifikasi anak, anak banyak menghabiskan waktunya dilingkungan keluarga dan keluarga merupakan orang yang penting bagi pembentukan kepribadian anak. Disamping itu keluarga juga dipandang dapat memenuhi kebutuhan manusiawi, terutama bagi pengembangan kepribadiannya dan pengembangan ras manusia. Apabila anak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya maka anak cenderung berkembang menjadi pribadi yang sehat. Suasana keluarga sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak. Seorang anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga harmonis dan agamais maka perkembangan anaktersebut cenderung positif.
2) Faktor kebudayaan
Kebudayaan suatu masyarakat memberikan pengaruh terhadap setiap warganya, baik yang menyangkut cara berpikir, cara bersikap atau cara berprilaku. Pengaruh kebudayaan terhadap keperibadian dapat dilihat dari perbedaan masyarakat modern yang budayanya maju dengan masyarakat primitive yang budayanya masih sederhana. Perbedaan itu tampak dalam gaya hidupnya seperti dalam cara makan, berpakaian, memelihara kesehatan, berinteraksi, pencaharian, dan cara berpikir. Linton (1945, cit. Yusuf dan Nurihsan, 2008) mengemukakan ada tiga prinsip tipe dasar kepribadian yaitu pengalaman awal kehidupan dalam keluarga, pola asuh orangtua terhadap anak dan pengalaman awal kehidupan anak dalam masyarakat.
3) Sekolah
Faktor-faktor yang dipandang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian anak diantaranya sebagai berikut :
a. Iklim emosional kelas Ruang kelas dengan guru yang bersikap ramah dan respek terhadap siswa memberikan dampak yang positif bagi perkembangan psikis anak, seperti merasa nyaman, bahagia, mau bekerjasama, termotivasi untuk belajar, dan mau menaati peraturan. Sedangkan ruang kelas dengan guru yang bersikap otoriter dan tidak menghargai siswa berdampak kurang baik bagi anak, seperti merasa tegang, sangat kritis, mudah marah, malas untuk belajar dan berprilaku yang menggangu ketertiban.
b. Disiplin Disiplin yang otoriter cenderung mengembangkan sifat-sifat pribadi siswa yang tegang, cemas dan antagonistik.
c. Disiplin yang permisif, cenderung membentuk sifat siswa yang kurang bertanggungjawab, kurang menghargai otoritas dan egosentris. Sementara displin yang demokratis, cenderung mengembangkan perasaan berharga, merasa bahagia, perasaan tenang dan sikap bekerjasama.
d. Prestasi belajar Perolehan prestasi belajar atau peringkat kelas dapat mempengaruhi peningkatan harga diri dan sikap percaya diri siswa.
e. Penerimaan teman sebaya Siswa yang diterima oleh teman-temannya, dia akan mengembangkan sikap positif terhadap dirinya dan juga orang lain. Dia merasa menjadi orang yang berharga.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH........🙏🙏
Komentar
Posting Komentar